Senin, 24 September 2018

12.56.00 No comments

"Kondisi ini sangat membuat kita kehilangan harga diri dan semangat untuk berteriak "Selamat Hari Tani Nasional" meskipun dengan suara yang parau. Kebijakan petani terpinggirkan jika musim pemilu dan pilkada suara petani jadi incaran." 



Tanggal 24 September ditetapkan sebagai Hari Tani Nasional (National Farmer's Day). Penetapan hari tani tanggal 24 September merupakan kebijakan Presiden Sukarno dengan ditetapkannya Undang-undang Agraria Nomor 5 Tahun 1960. Tujuan dari undang-undang ini adalah untuk mengganti sistim pengaturan pertanahan warisan kolonial sehingga kesejahteraan petani nasional dapat ditingkatkan. Dengan ditetapkannya Hari Tani ini mengingatkan kepada kita bahwa petani sangat penting dalam ketahanan nasional untuk penyediaan pangan dan energi bagi masyarakat Indonesia.

Sampai dengan saat ini , petani belum menjadi profesi yang diminati di Indonesia. Masih menjadi sektor pilihan terakhir pilihan pekerjaan generasi muda. Sehingga di perdesaan kekurangan generasi penerus dan tenaga kerja yang mau di sektor pertanian ini. Luasan lahan kepemilikan petani yang rerata kurang dari 1/4 ha per KK membuat usaha di sektor pertanian terutama tanaman pangan menjadi tidak menarik atau kurang ekonomis.

Indonesia masih sebagai negara agraris, tapi ironisnya pangan masih impor. Akhir-akhir ini juga terjadi kebijakan yang memaksakan impor beras, bawang, sapi yang mengakibatkan semakin terhimpitnya petani dalam negeri. Lucu lagi alat utama petani yaitu cangkul pernah impor. Sedih sekali.

Tiga tahun terakhir raut wajah para petani karet dan sawit tidak kunjung ceria. Rendahnya harga karet dan sawit membuat semakin terpuruk petani Indonesia. Saprodi terutama pupuk langka membuat semakin terhimpit. Nasib pilu petani saat ini banyak yang "dikejar jepang" setiap bulannya. Karena harus membayar tagihan kredit motor. Kondisi ini sangat membuat kita kehilangan harga diri dan semangat untuk berteriak "Selamat Hari Tani Nasional" meskipun dengan suara yang parau. Kebijakan petani terpinggirkan jika musim pemilu dan pilkada suara petani jadi incaran. Yuk kita cari presiden yang kebijakannya peduli pada petani. Mari...




0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Silahkan masukkan komentar anda

Blog Archive

Blogger Bengkulu

Warung Blogger

Posts Terbaru

Popular Posts

Follow by Email

Silahkan diikuti