Sabtu, 04 Mei 2019

09.57.00 No comments
Bagi anda para developer yang berkutat dengan coding, pasti Code Editor yang baik dan efektif akan dicari untuk mendukung kegiatan anda. Ketika mulai ngoding  fitur dan dukungan plug in dari aplikasi code editor sangat membantu. Terkadang dengan code editor yang ada belum puas masih mencari mana yang lebih optimal dan enak digunakan mendukung kerja.

Ada beberapa code editor yang pernah saya coba seperti Notepad ++, Blue Fish, dan VS code. Perkembangan dari beberapa dari para pembuat aplikasi code editor membuat semakin memudahkan para developer. Akhirnya coba cari tahu mana aplikasi code editor yang terbaik dan disarankan untuk para developer.

Menurut sofware.com, yang melakukan review terhadap code editor merekomendasikan ada 5 code editor yang terbaik ditahun 2019 ini yaitu:


Microsoft Visual Studio Code pada peringkat tertinggi

Peringkat Code Editor yang populer di lingkungan developer
Peringkat Code Editor yang populer di lingkungan developer

Sejak peluncuran Microsoft Visual Studio Code, persaingan  kode editor benar-benar memanas. Dengan begitu banyak pilihan yang tersedia, banyak di antaranya gratis dan open source, ini adalah ruang produk yang sangat kompetitif. Namun, selama tiga tahun terakhir, Visual Studio Code telah dengan cepat mengembangkan basis penggunanya, membangun ekosistem pengembang yang kuat, dan meningkatkan status editor kode.


Berikut kita coba uraikan berdasarkan revier dari softwer.com tersebut. Hasil ini menjadi layak dipertimbangkan untuk anda mencobanya beralih ke kode editor baru, atau semakin mantap anda menggunakannya jika sudah  kode editornya sudah anda gunakan sekarnag.

1. Visual Studio Code

VS Code Editor

Visual Studio Code adalah editor open source, lintas-platform dan gratis yang dikembangkan oleh Microsoft, awalnya diumumkan pada pertengahan 2015. VS Code dengan cepat mendapatkan popularitas yang signifikan dalam komunitas pengembangan dan sekarang lingkungan developer yang paling populer, digunakan oleh 34,9% dari hampir 102.000 responden dalam survei Stack Overflow 2018.

Pengaturan VS Code yang out-of-the-box secara alami mengintegrasikan fitur-fitur yang biasanya Anda temukan di beberapa lingkungan pengembangan terintegrasi yang lebih lengkap. VS Code mencakup terminal terintegrasi, debugger, dan kontrol sumber, yang mendukung Git secara default. Bahkan alat penyelesaian smart code yang sangat kuat bawaan VS Code, IntelliSense.


Bilah aktivitas menyediakan akses cepat ke fitur-fitur ini, di samping alat pencarian dan jalan pintas ke pasar ekstensi. Akibatnya, mencari di seluruh basis kode dan menemukan ekstensi baru lebih mudah dan lebih intuitif daripada mencari di Atom atau Sublime.

VS Code menawarkan sekitar 8.000 ekstensi, karena komunitas kontributornya yang tumbuh cepat untuk ekosistemnya. VS Code memudahkan untuk menemukan, meneliti, dan menginstal ekstensi langsung dari pasar editor. Komunitas pengembang yang didedikasikan untuk membangun ekstensi dan memperluas Kode VS sangat kuat; VS Code memiliki kontributor terbanyak dari proyek apa pun di Github pada 2017. Anda dapat mengharapkan banyak fitur dan peningkatan baru di tahun depan, yang semuanya didokumentasikan dalam public road map.

VS Code membuat beberapa tradeoff antara kinerja dan fitur lainnya. Menjadi aplikasi berbasis Elektron, VS Code dapat terasa lebih lambat jika dibandingkan dengan editor asli seperti Sublime Text dan Vim, yang membuka, memuat, dan mencari file dan proyek dengan lebih cepat.

Jika Anda berpikir untuk beralih ke Kode VS, dengan cepat menemukan ikatan kunci dan ekstensi favorit Anda membuat transisi yang lancar dan kurva belajar yang lebih mudah dikelola. 



DOWNLOAD VS CODE



2. Sublime Text

Sublime Text Editor

Sublime hanya menawarkan sekitar 4.500 paket dan tidak memiliki alat kontrol paket yang dimuat sebelumnya.

Atom dan Kode VS, keduanya open source, lebih mudah dikembangkan dan telah membangun ekosistem pengembang besar, dan diperbarui secara berkala. Sementara Visual Studio Code dan Atom memiliki ribuan kontributor dan tim pengelola besar, Sublime Text bergantung pada tim yang jauh lebih kecil.

Terkait dengan kinerja, Sublime Text dibanding VS Code, Atom, dan editor lainnya. Sublime Text terkenal karena ringan, cepat, dan responsif. Jika kinerja adalah prioritas utama Anda, Sublime Text memuat, mengelola, dan menavigasi proyek besar dengan sangat baik.


DOWNLOAD SUBLIME TEXT

3.  Atom


Atom Code Editor

Sublime hanya menawarkan sekitar 4.500 paket dan tidak memiliki alat kontrol paket yang dimuat sebelumnya. Atom adalah editor kode gratis, lintas platform dan open source yang dikembangkan oleh Github dan awalnya dirilis pada tahun 2015. Atom telah menarik banyak pengikut, yang digunakan oleh 18% responden dalam survei pengembang 2018 Stack Overflow, naik dari 12,5% di 2016

Atom, seperti Sublime, menawarkan pengalaman mengedit kode yang lebih akrab tanpa terminal terintegrasi dan debugger. Atom, terintegrasi erat dengan Git dan Github dan menyediakan kontrol sumber tanpa batas.

Atom menawarkan sekitar 8.000 paket, karena komunitas pengembangnya yang besar dan kemudahan paket yang dapat dibangun dan digunakan. Hackability dan usability adalah inti dari misi dan filosofi desain Atom.


DOWNLOAD ATOM


4. Vim


Vim Code Editor

Vim adalah editor kode open source, lintas platform, gratis, dirilis pertama kali pada tahun 1991. Meskipun berumur cukup tua, Vim digunakan oleh 25,8% responden dalam survei pengembang Stack Overflow 2018 dan 26,1% pada 2016.

Digunakan hampir seluruhnya melalui baris perintah, Vim sangat berbeda. ketergantungannya pada keyboard dan cara pintas, yang dapat menjadi alat yang ampuh bagi para ahli, membutuhkan kurva waktu belajar terpanjang.

Sama seperti Sublime Text, Vim dikenal dengan kinerja terbaiknya. Telah ada sejak awal 90-an, Vim telah mendapat perhatian dari komunitas pembangunan yang dibutuhkan untuk menjadi alat pembuatan aplikasi yang dapat diandalkan.

Vim sangat extensible dan menawarkan 17.000 plugin, tetapi dijumpai bebeapa kendala dalam menginstal, dan mengelola ekstensi menjadi lebihsulit. Pengguna bertanggung jawab untuk memilih manajer plugin atau secara manual mengatur setiap plugin, perbedaan nyata dari Visual Studio Code dan Atom.

Vim telah membangun komunitas yang luar biasa bersemangat dan ekosistem pengembang, tetapi kurva pembelajaran sering dianggap curam dan mentah. Jika Anda siap menghadapi tantangan, belajar Vim akan membutuhkan waktu dan kesabaran yang nyata.

DOWNLOAD VIM

5. Notepad ++

Notepad ++ Editor Code

Notepad ++ adalah editor open source gratis yang dibuat untuk Windows dan dirilis pertama kali pada tahun 2003. Notepad ++ menyaingi Visual Studio Code dalam popularitasnya, digunakan oleh 34,2% responden dalam survei pengembang Stack Overflow 2018, tidak jauh dari 35,6% pada 2016.

Notepad ++ menghapus banyak fitur VS Code yang lebih kompleks. Jauh lebih sederhana, tanpa terlalu banyak lonceng dan peluit, tetapi kurang memiliki keanggunan Atom atau Teks Sublim. Notepad ++ hanya mendukung hampir 600 plugin, jauh di tertinggal ribuan ekstensi yang ditawarkan oleh hampir semua editor kode populer lainnya.

Tampilan aplikasi yang simpel dan sederhana  Notepad ++ ringan dan cepat. Anda akan melihat keterbatasan fitur jauh sebelum masalah kinerja. Bagi pengguna baru, Notepad ++ adalah alat yang mudah dipelajari untuk kebutuhan pengeditan teks yang paling dasar, jika Anda ingin mengabaikan tampilan dan kesan kuno.

DOWNLOAD NOTEPAD ++



Nah sekarang tinggal anda memilih. mau yang ringan dan sederhana atau yang lebih komplek, juga disesuaikan dengan spesifikasi komputer anda. Kalau terlalu berat atau jalanya banyak time lag akhirnya membuat kinerja kita terganggu. Selamat memilih.

Jumat, 15 Februari 2019

06.54.00 No comments
Lingkungan hidup merupakan karunia Allah SWT untuk semua makhluknya yang ada di muka bumi. Kerusakan lingkungan hidup kebanyakan disebabkan oleh faktor tangan manusia. Akibatnya adalah penurunan kualitas lingkungan hidup hingga berkurangnya rasa nyaman, atau bahkan berakibat gangguan kesehatan manusia. Bukan saja manusia yang merasakan, akan tetapi hilangnya komponen biologis lingkungan.

Kualitas lingkungan ini harus dijaga kelestariannya, karena kan berdampak yang tidak baik jika meninggalkan lingkungan yang rusak bagi kelangsungan hidup manusia selanjutnya. Sehingga Pemerintah telah menetapkan diperlukan adanya ijin lingkungan bagi sebuah usaha yang akan berdampak bagi lingkungan. Salah satunya adalah pendirian pabrik beton ready mix (batching plant). Ijin lingkungan berupa UKL UPL.


Dampak Lingkungan Baching Plant saat operasi
Limbah Batcihng Plant saat Operasi

Pada  UKL UPK dituangkan prakiraan dampak, sumber dampak, besaran dampak dan upaya pengelolaan dampak tersebut. Perkiraan besaran dampak tersebut adalah sebagai berikut.

1.  Penurunan Kualitas Udara

Sumber dampak yang muncul adalah dalam kegiatan transportasi, yang dapat menimbulkan gas pencemar sehingga dapat mengganggu kualitas udara ambient di sekitar Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete

Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
  • Meningkatnya kandungan SO2, NO2 dan kadar debu dari aktivitas operasi transportasi Truk Mixer di lokasi kegiatan yang nantinya mengakibatkan pencemaran udara
  • Besaran dampak diprakirakan bersumber dari aktifitas truk Mixer mengakibatkan peningkatan partikel debu dan peningkatan polutan gas yang berasal dari asap kendaraan adalah SO2 = 43,26, NO2 = 32.72, TSP = 60.84.
  1. Perbaikan dan perawatan mesin-mesin yang digunakan. 
  2. Menenam tanam-tanaman pekarangan sebagai biofilter udara dan untuk ruang terbuka hijau agar dapat menambah kesegaran udara di lokasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete 
  3. Tidak melalukan pembakaran sampah di lokasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete


2.  Peningkatan Kebisingan

Sumber dampak yang muncul adalah dalam kegiatan transportasi dan genset

Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
  • Dari kegiatan transportasi dan genset Jenis dampak yang muncul adalah meningkatnya kebisingan di lokasi kegiatan
  • Besaran kebisingan yang terukur adalah 36 - 60  decibel (dB)
  1. Perbaikan dan perawatan mesin-mesinsecara berkala.
  2. Membuat tempat genset permanen dengan dinding yang kedap suara



    3.  Limbah Padat

    Sumber dampak berasal dari aktivitas karyawan berupa sampah plastik, kemasan, kertas pembungkus maupun sisa bekas  makanan minum pekerja.

    Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
    • Dari aktivitas karyawan, berupa sampah plastik, kemasan, kertas pembungkus maupun sisa bekas  makanan minum pekerja. Jenis dampak yang muncul adalah timbulan sampah, kerumunan lalat dan vektor penyakit.
    • Prakiraan limbah padat yang dihasilkan pada tahap operasional dilihat dari keseluruhan karyawan yang bekerja sebanyak  24 orang x 0,3 Kg = 72 kg/hari limbah padat yang dihasilkan oleh satu orang mengacu pada SNI 04-01993-03
    1. Penyediaan tong-tong sampah yang kuat, cukup ringan, tahan karat dan kedap air, mempunyai permukaan yang halus pada bagian dalamnya dan tertutup yang mudah dibuka dan ditutup.
    2. Dilakukan pemisahan sampah organik dan anorganik, dikosongkan dan dibersihkan 1 x 24 jam sesuai konsep 3R dan 4R.
    3. Sampah padat dibuang melalui kerjasama dengan Dinas Kebersihan Kabupaten

      4.  Limbah Cair

      Sumber dampak yang muncul adalah dalam kegiatan MCK, air hujan

      Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
      • Jenis dampak yang muncul adalah limbah cair.
      • Jenis dampak yang muncul adalah limbah cair.Besaran dampak limbah cair yang terukur adalah jumlah limbah cair/hari, besaran dampak dilihat dari limbah cair domestik dari aktifitas MCK dengan parameter BOD 30 mg/l, COD 50 mg/l, TSS 50 mg/l, pH 6-9.
      1. Khusus untuk limbah yang berasal dari WC dialirkan ke septik tank.
      2. Dibuat pemisahan saluran air limbah dan saluran air hujan.
      3. Untuk oli bekas dari mesin genset diberikan kepada pihak ketiga yang mempunyai izin dari Kementerian Lingkungan Hidup.
      4. Limbah cair yang berasal dari kamar mandi harus dikelola dalam Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dengan sistim STP.

          5.  Limbah B3

          Sumber dampak Limbah B3 berupa oli bekas berasal dari kegiatan genset, kendaraan dan tinta print dari aktvitas kantor.

          Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
          • Adanya ceceran, tumpahan oli bekas dan tinta print di permukaan lantai/tanah sehingga menurunkan kualitas tanah
          • Dampak dari ceceran oli bekas dan tumpahan tinta print ini  terjadi selama kegiatan genset, kendaraan maupun aktivitas perkantoran berlangsung. Pengelolaan oli bekas dan tintan print dilakukan secara terpadu dengan pihak Pemrakarsa yang sudah tertuang dalam SOP. Namun hal tersebut akan berpengaruh terhadap lingkungan jika tidak dilakukan pengelolaan dan monitoring sesuai prosedur yang berlaku sesuai dengan peraturan pengendalian limbah B3
          1. Mengumpulkan oli bekas ke dalam drum dan disimpan di dalam TPS Limbah B3 dan selanjutnya diserahkan kepada pihak ketiga yang mempunyai izin pengelolaan limbah B3 dari Kementerian Lingkungan Hidup.
          2. Menyediakan TPS Limbah B3 yang memadai untuk penyimpanan Limbah B3 sesuai dengan tata cara penyimpanan yang telah ditetapkan.
          3. Kemasan oli bekas berupa drum, pola penyimpanan, penumpukan harus mempertimbangkan kestabilan dan dipastikan tidak ada kebocoran.
          4. Membuat catatan/dokumentasi penyerahan limbah B3 yang baik, sehingga memudahkan pada saat diperlukan untuk pemeriksaan maupun pemantauan

                5.  Kesempatan Kerja dan Berusaha

                Sumber dampak terhadap komponen sosial adalah tata cara penerimaan tenaga kerja.

                Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
                • Jenis dampak yang timbul adalah terbukanya penerimaan tenaga kerja dengan berbagai macam spesifikasi pekerjaan
                • Besaran dampak dapat dilihat dari jumlah tenaga kerja yang diterima selama kegiatan tahap operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete  yaitu sebesar 24 orang
                1. Menginformasikan penerimaan karyawan serta kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan.
                2. Diprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar lokasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete

                6. Sikap dan Persepsi Masyarakat

                Sumber dampak berasal dari sikap dan persepsi masyarakat tentang penerimaan tenaga kerja dan operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete.

                Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
                • Tidak timbul keresahan hingga konflik sosial dari masyarakat kepada pihak pemrakarsa pada saat dilakukan penerimaan tenaga kerja
                • Persentase masyarakat yang setuju lebih banyak dari pada masyarakat yang tidak setujuBesaran dampak dapat dilihat dari jumlah tenaga kerja yang diterima selama kegiatan tahap operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete  yaitu sebesar 24 orang
                1. Dalam proses rekrutmen karyawan baru Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete  mengutamakan masyarakat sekitar lokasi kegiatan sesuai dengan kualifikasi yang diperlukan.
                2. Menginformasikan penerimaan tenaga kerja serta kualifikasi tenaga yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.
                3. Upah yang diberikan kepada tenaga keminimal standar UMR Kabupaten





                  7. Kesehatan Masyarakat

                  Kegiatan ini bersumber dari kegiatan operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete  yang dapat menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh partikel debu dari kendaraan

                  Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
                  • Dampak yang timbul adalah mengakibatkan gangguan dan penularan penyakit oleh vektor baik secara mekanik maupun biologis
                  • Besaran dampak dapat dilihat dari karyawan yang terserang penyakit.
                  1. Membersihkan ceceran tanah di jalan umum.
                  2. Melakukan penyiraman secara periodik jika melewati jalan tanah desa.
                  3. Mewajibkan seluruh pekerja operasional untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) dalam bekerja.
                  4. Memberikan sanksi pemberentian untuk pekerja operasional yang dalam bekerja dapat membahayakan dirinya atau diri orang lain


                      8. Keselamatan Kerja

                      Sumber dampak terhadap kesehatan dan keselamatan kerja adalah operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete, sarana dan fasilitas yang kurang tertata dan terawat baik, ceceran/kebocoran minyak pelumas, kelalaian dan ketidak pedulian petugas dalam menjalankan kegiatan, ketidak pedulian karyawan untuk mematuhi larangan yang ditetapkan dilokasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete dan alat pemadam kebakaran dan P3K serta kurangnya perhatian terhadap sistem sanitasi, kebersihan dan pengelolaan limbah.

                      Jenis DampakBesaran DampakUpaya Pengelolaan Lingkungan
                      • Jenis dampak yang timbul adalah munculnya berbagai penyakit yang diderita pekerja dan/atau masyarakat sekitar, kecelakaan kerja, kebakaran akibat kegiatan operasi Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete
                      • Dampak terjadi selama kegiatan operasi berlangsung, besaran terukur berupa zero accident, tidak terjadi kebakaran, tingkat kesehatan pekerja yang baik dan tidak adanya keluhan dan komplain dari masyarakat sekitar kegiatan Pembuatan Ready Mix dan Prestressed Concrete
                      1. Menerapkan sistem manajemen K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)
                      2. Memberikan sanksi untuk pekerja yang dalam bekerja dapat membahayakan dirinya atau diri orang lain
                      3. membuat pagar tembok pengaman disekitar lokasi kegiatan



                            Demikian pembahasan prakiranan dampak lingkungan yang akan timbul dan upaya pengelolaanya pada pabrik bton ready mix (batching plant) saat pelaksaan operasi. Semoga uraian singkat ini dpat bernanfaat.

                            Minggu, 20 Januari 2019

                            09.31.00 No comments

                            Pendahuluan


                            Pemrakarsa Proyek telah mengintegrasikan pelaksanaan rencana pengelolaan lingkungan hidup pada tahap konstruksi ke dalam dokumen kontrak pekerjaan pemborongan fisik konstruksi jalan tol kepada kontraktor PT. Adhi Karya (persero), karena itu kontraktor wajib melaksanakan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), sedangkan pelaksanaan Rencana Pemantauan Lingkungan dikerjakan oleh Konsultan Supervisi PT. Eskapindo Matra.


                            Aktifitas Dump Truck yang mengakibatkan pencemaran debu

                            Dokumen laporan pelaksanaan RKL dan RPL pembangunan jalan tol ruas Ngawi-Kertosono Paket 3 merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan dokumen laporan pelaksanaan RKL kegiatan pembangunan ruas jalan tol paket pekerjaan yang saat ini dikelola oleh investor BUJT (PT. SNJ dan PT. NKJ ), serta pembangunan ruas jalan tol yang dikelola langsung oleh Pemerintah (Ditjend Bina Marga) dibawah pengendalian satker APBN. 

                            Oleh sebab itu diperlukan upaya terintegrasi dalam suatu tim kordinasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan, agar dampak negatif dapat dikelola menjadi dampak positif secara berkelanjutan. Untuk memudahkan pengawasan dan evaluasi hasil pelaksanaan RKL dan RPL maka dibuat laporan pelaksanaan RKL – RPL sesuai keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomer 45 tahun 2005.


                            Metode Penulisan

                            Penulsain ini menggunakan studi pustaka dari hasil laporan RKL RPL yang dilaksanakan pada saat konstruksi Pembangunan Jalan Tol Ngawi Kertosono pada tahun 2016.

                            Metode Pengambilan Data

                            Pengukuran kualitas udara ambien, termasuk partikel debu total (Dust Suspended Particulate) mengacu kepada SNI 19-7119.9-2005.  Menggunakan alat-alat Graseby Dust Sampler, Gas Impinger, sebagaimana tampak pada gambar.

                            Langkah-Langkah Pengukuran dan analisa sebagai berikut :   

                            a. Graseby (Dust Sampler) untuk pengukuran debu total :
                            • Graseby (Dust Sampler) dipasangi filter dan pompa vakum dinyalakan selama 1-3 jam (cuaca kering), maksimal 7 jam (cuaca basah, malam hari) selama durasi 24 jam untuk mendapatkan 2 contoh, masing-masing mewakili siang dan malam hari.
                            • Setelah selesai, filter diangkat dan disimpan dalam kemasan plastik agar tidak lembab.
                            • Filter ditimbang di laboratorium untuk mengetahui berat debu yang tertangkap dan akan diketahui volume debu di lokasi sampling.

                            b. Gas Impinger untuk pengambilan contoh udara ambien :
                            • Menyiapkan sumber-sumber gas : Gas-gas SO2 (Sulfur Dioksida), CO (Karbon Monoksida), NO2 (Nitrogen Dioksida), HC (Hidrokarbon), dan Pb (Timbal).
                            • Gas Impinger dipasang selama 1 jam untuk menangkap gas ke dalam tabung reaksi yang telah diberi reagent pengikat gas.

                            c. Analisa Laboratorium
                            • Matrik Metode Analisis Laboratorium Kualitas Udara Ambien
                            NO.
                            Parameter
                            Metode pengukuran
                            Alat Analisis
                            Acuan/Pedoman ANALISIS
                            1
                            Sulfur Dioksida (SO2)
                            Parorosalinin
                            Spectrophotometer
                            SNI 19-7119.7-2005
                            2
                            Karbon Monoksida (CO)
                            NDIR
                            Infrared Absroption Unit Spectrophotometer
                            SNI 19-7117.10-2005
                            3
                            Nitrogen Dioksida (NO2)
                            Saltzman
                            Chemilunminescen Spectrophotometer
                            SNI 19-7119.2-2005
                            4
                            Hidrokarbon (HC)
                            Nessler
                            AAS
                            SNI 19-7119.13-2009
                            5
                            Debu (TSP)
                            Gravimetrik
                            Gravimetrik
                            SNI 19-7119.3-2005
                            6
                            Timbal (Pb)
                            Gravimetrik
                            Gravimetrik
                            SNI 19-7119.4-2005




                            Hasil dan Pembahasan 


                            Hasil pemeriksaan kualitas udara ambient yang dilaksanakan sebelum kontsruksi dan saat awal konstruksi tanggal 27 Oktober 2015 pada Pukul 09.45, di Purworejo STA 119+825  pada posisi Ordinat  S 07°31’14,6”  dan E 111°38’09,0” (KU-5-1) dan di Desa Klumutan STA 128+000 pada posisi ordinat S07°32’05,1”  dan E 111°42’24,4” (KU-5-2), dilaporkan sebagai berikut :


                            No.
                            Paramater
                            Satuan
                            Hasil Analisis
                            Baku Mutu

                            Fisik

                            KU 5-1
                            KU 5-2

                            1
                            Suhu Ambient
                            °C
                            37
                            39,5
                            -
                            2
                            Kelembaban
                            %
                            44
                            40
                            -
                            3
                            Tekanan Barometer
                            mmHg
                            759,3
                            756,8
                            -
                            4
                            Cuaca
                            -
                            Berawan
                            Berawan
                            -
                            5
                            Kecepatan Angin
                            Km/jam
                            3,1-6,3
                            9,9-13,9
                            -
                            6
                            Arah Angin
                            -
                            Selatan
                            Timut
                            -

                            Kimia




                            7
                            SO
                            µg/Nm³
                            0,510
                            0,710
                            632
                            8
                            NO
                            µg/Nm³
                            24,48
                            34,22
                            316
                            9
                            O
                            µg/Nm³
                            2,107
                            2,542
                            200
                            10
                            HS
                            Ppm
                            <0,003
                            <0,003
                            0,02
                            11
                            NH
                            Ppm
                            0,455
                            0,569
                            2,0
                            12
                            TSP (debu)
                            µg/Nm³
                            216,5
                            1337,2
                            230
                            13
                            Pb (timbal hitam)
                            µg/Nm³
                            0,018
                            <0,005
                            2
                            14
                            Kebisingan
                            dB A
                            60,87
                            65,52
                            60
                                     Sumber : Laporan Pengujian UPT Lab.Pusat MIPA UNS, 27-10-2015.



                            a. Analisis Perbedaan /Perubahan Cuaca (2)

                            Pengukuran parameter suhu, kelembaban, tekanan udara, cuaca, kecepatan angin dan arah angin, masing masing dilakukan sebanyak 2 kali pada 2 titik (6x2=12 titik) dengan waktu yang berbeda (pagi dan siang). Pengamatan pertama dilaksanakan pukul 09.45 dan pengamatan kedua dilakukan pukul 11.40 WIB. Pada setiap pengamatan parameter tersebut, kecuali parameter suhu ambient, kondisi di Desa Purworejo lebih tinggi dibanding dengan kondisi di Desa Klumutan. Namun kondisi suhu ambient di Klumutan lebih tinggi disbanding suhu ambient di Desa Purworejo. Maka tidak heran jika di Desa Klumutan terasa lebih panas disbanding di Desa Purworejo.

                            b. Analisis Unsur Pencemar SO₂, NO₂, O₃, H₂S, NH₃ dan CO ( 12)

                            Pengukuran unsur-unsur SO₂, NO₂, O₃, H₂S, NH₃ dan CO dilakukan masing-masing sebanyak 2 kali pada 2 titik berbeda (6x2=12 titik). Pada kedua lokasi tersebut yaitu di STA 119+825 Desa Purworejo dan STA 128+000 Desa Klumutan tampak bahwa kondisi udara masih dibawah baku mutu yang ditentukan. Artinya tidak ada gangguan cuaca sekitar lokasi proyek pada saat konstruksi. 

                            c. Analisis Pencemaran Debu (2)

                            Pengukuran debu dilaksanakan pada 2 titik. Dilaporkan bahwa kondisi debu di lokasi Desa Purworejo STA 128+000 sebesar 1337,2 µg/Nm³. Artinya terjadi  pencemaran, sebab nilainya lebih besar dari baku mutu yang ditetapkan yaitu 230 µg/Nm³. Sehingga dapat dikatakan bahwa di area STA 128+000  Desa Klumutan tercemar oleh debu. Sumber penyebab pencemaran adalah operasi truk dan alat berat yang lalu lalang di atas permukaan tanah kering berdebu. Pada ketinggian 104 dpl, debu yang berhamburan bergerak kearah timur karena ditiup angin.

                            Berbeda dengan kondisi di Desa Purworejo STA 119+825, pencemaran debu masih dibawah baku mutu yang ditentukan. Hal ini karena di lokasi tersebut tidak terdapat aktivitas konstruksi.

                            Kesimpulan


                            Parameter pencemar udara yang melebihi baku mutu adalah debu TSP. Sedangkan parameter lainnya masih dibawah baku mutu lingkungan. Pengendalian yang dilakukan adalah dengan menutup kendaraan dengan terpal dan melakukan penyiraman di jalan yang dilalui kendaraan berat.

                            Blog Archive

                            Blogger Bengkulu

                            Warung Blogger

                            Posts Terbaru

                            Popular Posts

                            Follow by Email