Kamis, 17 November 2011

16.03.00 No comments
Oleh:
Anton Sutrisno, Susti Mediana dan Agus Susilo

1. Alat/Bahan

• Glundung
Glundung adalah alat yang berbentuk tabung yang terbuat dari baja berdiameter 27cm, 32cm, 50cm atau 60cm.





• Pelor
Pelor adalah bola besi atau as yang di masukkan ke dalam glundung yang berfungsi untuk menghancurkan batu.

• Kincir Air
Kincir air berfungsi untuk menggerakkan glundung.



• Batuan yang mengandung emas
Batuan yang mengandung emas adalah batuan hasil galian yang mengandung emas. Seperti pada gambar berikut, sebelah kiri adalah hasil dari galian yaitu batuan yang belum ditumbuk dan sebelah kanan adalah batuan yang telah ditumbuk halus.



• Mercuri
Mercuri berfungsi untuk mengikat atau menangkap emas.
• Saringan
Saringan berfungsi untuk menyaring hasil glundungan.
• Air
Air berfungsi sebagai pelarut.
• Tumbukan/Penumbuk
Tumbukan berfungsi untuk menghancurkan batuan hasil galian supaya menjadi batu halus. Penumbuk ini secara tradisional menggunakan batu, yang lebih maju menggunakan besi dengan memanfaatkan tenaga kincir.


2. Proses/Metode


Batu-batu yang telah diperoleh dari penambangan dihancurkan. Perlengkapan sederana adalah dengan menggunakan palu dan beralasakan batu. Jika lebih maju menggunakan penumbuk besi. Akan dibperoleh butir-butir batu kecil dan halus. Selanjutnya batu galian yang telah halus tersebut dimasukkan ke dalam glundung.

Isi campuran di dalam glundung adalah batu galian halus sebanyak ½ karung kecil atau sekitar 2 ember, air, pelor sebagai penumbuk, dan air raksa. Jumlah air raksa paling sedikit 2 ons (tergantung banyaknya batu) yang berfungsi menangkap molekul-molekul emas.

Gelundung diputar dengan menggunakan kincir air (ada juga memakai dynamo dan disel). Proses pemutaran berlangsung selama satu hari satu malam (24) jam, serbuk batu-batu kecil tinggal di dalam glundung, sedangkan cairan/ampas turun kebawah, dalam glundung terdapat air perak dan kandungan emas, antara cairan perak dan emas memisah sendiri-sendiri. Hasil kandungan emas dan air perak disaring. Penyaringan dilakukan sebanyak tiga kali dengan menggunakan kain. Biasanya hasil yang diperoleh berkisar antara 2 saga hingga 100 gram, bahkan hingga 200 gram per hari, banyak sedikitnya emas yang dihasilkan tergantung dari jumlah dan kwalitas batu yang disaring di dalam glundung. Selanjutnya hasil emas yang diperoleh dikumpulkan terlebih dahulu untuk dijual ke toko dalam bentuk masih berwarna putih (karena masih bercampur dengan perak).

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Silahkan masukkan komentar anda

Blog Archive

Blogger Bengkulu

Warung Blogger

Posts Terbaru

Popular Posts

Follow by Email

Silahkan diikuti