Sunday, September 23, 2018

8:32:00 AM 2 comments
Haruskah pemutaran Film G30S / PKI di lakukan? Bagi kita yang sekolah SD di tahun 80 an sudah bosen dengan tayangan ini. Bosen ceritanya dan bosen lamanya karena harus terduduk selama lebih dari 3 jam (melebihi filem bolywood). Kemudian setiap tahun pasti tayang di TVRI tidak ada pilihan lain untuk menonton saat itu, karena tidak ada stasiun tv yang lain. 

Setelah reformasi, tayangan ini tidak ada lagi. Saat itu senang karena tidak ada acara yang panjang dan membosankan. Tetapi dampaknya adalah bagi generasi milenial (yang lahir tahun 2000 an) tidak tahu sebuah sejarah tragedi yang paling memilukan di negeri NKRI ini. Walaupun posisinya sama dengan saya bahwa tahu itu dari cerita karena kakek dan orang tua yang mengalami, filem dan pelajaran sekolah. Bukan saksi mata ataupun saksi bisu.


TVOne stasiun yang menayangkan film G30S PKI

Di tahun 1992 adalah pertama kali membuat Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari kepolisian, ada banyak pertanyaan terkait G20S/PKI. Adakah hubungan keluarga dengan para pelaku atau anggota PKI? Kapan dan di mana saat terjadi G30S/PKI? Saya belum lahir. Dari mana Tahu tentang G30S PKI? dan beberapa pertanyaan yang terkait dengan G30S PKI. Kalo generasi milinial ditanya, mungkin jawabannya mungkin sama. Tetapi saat ini pengurusan SKCK tidak adalagi pertanyaan itu. Persyaratan yang diperlukan lebih pada administrasi kependudukan dari KK, KTP, Akta Kelahiran dan Foto, setengah jam selesai. Sayangnya di pelajaran sekolah yang disampaikan dulu dan sekarang berbeda. Saat ini hanya peristiwa G30S tanpa ada kata PKI. Sehingga persepsi generasi milenial adalah pelaku dan dalang pemberontakan ini bukan PKI. Lalu siapa?


Pesan Medsos Persetujuan pemutaran Filem G30SPKI

Perdebatan di media sosial cukup ramai. Ada yang mempertanyakan kebenaran sejarah itu. Tetapi menjadi bukti bahwa pada tanggal itu telah ditetapkan hari Kesaktian Pancasila. Sebuah hari dimana ada Faham Komunisme yang akan menggantikan Pancasila. Sehingga penyebaran faham atau ideologi komuisme dan turunannya masih dilarang di Indonesia.

Ada yang menyatakan tidak setuju Saya Pancasila
Terus bagaimana kok banyak yang tidak setuju dengan pemutaran Filem G30S PKI. Hemat saya pasti orang ini ada kaitannya dengan PKI. Walaupun tidak secara langsung seperti keturunan atau keluarga dari pengikut partai yang pernah besar di Indonesia. Bisa memiliki pola pikir dan cara pandang yang sama, sehingga bersimpati dengan PKI. 

Kalau pendapat saya (anda mungkin boleh berbeda) pengajaran sejarah tentang Gerakan atau faham yang membahayakan negara perlu disampaikan kepada bangsa Indonesia. Jadi tidak hanya kekejaman PKI, DI/TII juga perlu disampaikan. Karena ideologi komunisme telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka dan berujung pada pemberontakan berdarah. Korban terbesarnya adalah umat Islam. Sejarah ini perlu diketahui oleh generasi milenial. Jangan menjadi kenangan pahit orang yang lahir di jaman Orde Baru dan Orde lama saja. Wallahuallam bishowab.

2 comments:

  1. Saya berharap banget film ini diputar lagi setiap tahun, biar pada ngeuh kalo ternyata PKI siap bangkit!

    ReplyDelete
  2. Betul mbak, generasi anak-anak saya sekarang, yang mulai kuliah dan masih SLTA/SLTP pada tidak tahu tentang PKI dan kisah kelabunya di NKRI ini.

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Silahkan masukkan komentar anda

Blog Archive

Blogger Bengkulu

Warung Blogger

Posts Terbaru

Popular Posts

Follow by Email